Bisnis Bakso

Bisnis Bakso, Tips dan Trik Sukses Menjalankannya

Bisnis Bakso merupakan salah satu usaha di bidang makanan yang menjanjikan. Ya, siapa yang tak kenal dengan olahan makanan yang terbuat dari daging ini. Bahkan sebagian orang dapat memakan bakso hampir setiap saat. Rasanya yang enak dan bentuknya yang bermacam-macam membuat bakso semakin disukai di beberapa golongan masyarakat. Untuk mencarinya pun juga mudah, karena saat ini bakso sudah terdapat dimana-mana mulai dari pedagang kaki lima sampai restoran-restoran besar.

Bagi anda yang masih kebingungan akan merintis bisnis apa, anda bisa menjajal untuk merintis bisnis bakso ini. Walaupun pesaing bisnis dan usaha bakso sudah banyak tapi tidak menutup kemungkinan anda bisa sukses menjalankan usaha bakso punya anda sendiri. Akan tetapi sebelum anda memulai bisnis bakso, anda harus memperhatikan beberapa hal supaya usaha bakso anda memiliki ciri khas dan diingat oleh konsumen.

Bisnis Bakso

Trik dan Cara Jitu Untuk Bisnis Kuliner Bakso

Pemilihan Jenis Bakso Dan Pemakaian Bahan Baku

Untuk membuka suatu usaha makanan bakso, hal pertama kali yang harus anda lakukan ialah memilih jenis bakso dan bahan baku yang akan anda gunakan menjadi bakso. Anda bisa memproduksi berbagai jenis dan varian bakso supaya pengunjung atau konsumen anda tidak bosan dengan satu jenis bakso saja. Atau anda dapat memilih satu jenis bakso dan menjadikannya ciri khas dari bisnis bakso anda.

Lokasi Usaha

Penentuan lokasi atau tempat usaha amat penting untuk memajukan usaha atau bisnis apapun, tak terkecuali usaha bakso. Tingginya tingkat persaingan usaha, mengharuskan anda untuk pandai memilih tempat usaha yang strategis. Pilihlah tempat yang ramai, mudah dijangkau, dan mempunyai ciri khas sendiri, seperti di tengah lingkungan kompleks, pusat keramaian, pusat kota dan lain sebagainya.

Alat Dan Perlengkapan Usaha

Untuk merintis bisnis bakso anda terlebih dahulu harus memiliki beberapa peralatan pendukung, seperti gerobak atau etalase, peralatan memasak seperti tabung gas, kompor, sendok sayur, panci besar, dan jangan lupa juga untuk menyediakan alat makan seperti mangkuk, sendok, garpu, dan gelas.

Daya Tarik Tempat

Selain memilih tempat yang menguntungkan, pemilihan tema dan kebersihan untuk tempat usaha juga bisa menjadi daya tarik sendiri. Saat ini banyak sekali kaum millenial yang suka nongkrong di warung atau kafe karena tempatnya yang bagus dan instagramable. Hal ini juga dapat anda terapkan pada tempat bisnis makanan bakso anda untuk memperoleh lebih banyak konsumen.

Peralatan Dan Mesin Penunjang Pembuat Bakso

Untuk peralatan dan mesin pembuat bakso sebenarnya opsional karena anda bisa menyewa jasa penggiling daging yang ada dipasar, namun untuk mencetaknya anda harus melakukannya sendiri. Anda bisa mencetak bakso secara manual dengan menggunakan tangan, tapi hal tersebut memerlukan keahlian khusus.

Nah, jika anda tidak ingin repot-repot pergi ke tempat penggilingan daging dan mencetak bakso sendiri. Anda bisa membeli Mesin Pembuat Bakso sendiri, Mesin Pembuat Bakso ini terdiri dari Mesin Penggiling Daging, Mesin Bowl Cutter (pencampur adonan bakso), dan Mesin Cetak Bakso Otomatis. Dengan hadirnya mesin-mesin ini bisa mengoptimalkan usaha bakso anda. Dan bakso yang anda produksi akan mempunyai tingkat kualitas yang tinggi.

Promosi

Jika tempat bisnis anda sudah strategis dan kualitas bakso anda sudah bagus maka langkah terakhir untuk membuat bisnis bakso anda berkembang ialah dengan melakukan promosi. Untuk promosi anda dapat menggunakan brosur dan memanfaatkan platform sosial media.

Itulah beberapa cara dan trik untuk mengembangkan usaha bakso anda. Satu hal yang harus diingat ialah buatlah bakso yang berkualitas dengan memperhatikan bahan baku dan juga kebersihan tempat bisnis anda. Karena dua hal tersebut merupakan hal yang terpenting dalam usaha kuliner supaya anda tidak kehilangan kepercayaan dari pelanggan anda.

Tusuk Sate, Cara Membuat Tusuk Sate

Cara Membuat Tusuk Sate Bambu & Tusuk Gigi

Cara Membuat Tusuk Sate Bambu – Seperti yang kita ketahui, seluruh bagian bambu dapat digunakan untuk berbagai macam hal. Mulai dari pemanfaatan bambu yang masih dalam keadaan utuh maupun pemanfaatan setelah melalui berbagai tahapan terlebih dahulu, seperti sumpit bambu, tusuk sate, hingga tusuk gigi yang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi kebutuhan pemakainya.

Tentunya bambu-bambu yang disajikan dalam berbagai bentuk olahan seperti tusuk sate ini tidak lain diperoleh dengan memanfaatkan Mesin Tusuk Sate Canggih yang dapat anda peroleh dengan mudah. Bukan hanya tusuk sate saja, namun bambu-bambu ini juga bisa diproses dan diolah menjadi tusuk gigi, dan sumpit bambu juga.

Cara & Proses Membuat Tusuk Sate Bambu

Adapun proses produksi tusuk sate dengan alat pembuat tusuk sate sederhana yaitu sebagai berikut:

Pemotongan Bambu

Sebelum dimasukkan ke dalam alat pembuat tusuk sate otomatis, bambu-bambu ini terlebih dahulu harus dilakukan proses pemotongan sampai menjadi bentuk yang lebih kecil dan sesuai dengan kapasitas yang dapat dimuat oleh mesin. Pemotongan bambu bisa dikerjakan dengan memakai gergaji circle supaya mendapat ukuran yang diharapkan.

Pembelahan Bambu

Setelah bambu dipotong sampai ukuran yang dibutuhkan menggunakan gergaji circle, kemudian langkah selanjutnya ialah pembelahan bambu dengan memakai mesin pembelah bambu sederhana, itu jika produksi anda cukup banyak. Namun apabila produksi anda masih sedikit, anda bisa melakukan proses pembelahan bambu dengan cara manual tanpa memanfaatkan mesin.

Irat atau Penipisan

Jika bambu sudah dibelah dengan menggunakan alat pembelah bambu sederhana, proses selanjutnya sebelum bambu diproses ke dalam mesin tusuk sate adalah dengan melakukan proses irat atau penipisan bambu dengan menggunakan mesin irat bambu sederhana. Hal ini bertujuan untuk melenyapkan ruas bambu yang mengganggu sekaligus menyesuaikan ukuran dan bentuk bambu.

Pembelahan bambu

Tahap pembelahan bambu kali ini berbeda dengan pembelahan bambu pada proses awal. Jika proses pembelahan bambu pada tahap pertama berfungsi untuk membelah bambu yang memiliki bentuk awal bulat hingga menjadi bentuk kecil-kecil. Namun jika proses pembelahan bambu kali ini berfungsi untuk membelah bambu yang sudah ditipiskan(irat) menjadi bentuk lidi.

Penyerutan(Pembulatan)

Bambu yang sudah disesuaikan ukurannya itu membuktikan bahwa bambu telah siap diproses dengan alat serut bambu sederhana. Proses penyerutan ini berfungsi untuk membulatkan lidi bambu yang telah disiapkan tadi. Bentuk ukuran bambu yang diperoleh dengan memanfaatkan mesin ini ialah 1 mm sampai 4 mm.

Pemotongan

Pemotongan tusuk sate dilakukan untuk menyelaraskan ukuran tusuk sate anda dengan tusuk sate pada umumnya. Pemotongan tusuk sate ini bisa dikerjakan secara manual dengan menggunakan gergaji khusus.

Pengeringan

Bambu-bambu yang sudah berbentuk tusuk sate kemudian dikeringkan dengan memanfaatkan cahaya matahari atau mesin oven dengan suhu 85 derajat Celcius. Setelah tahap pengeringan ini rampung maka tahap selanjutnya adalah peruncingan tusuk sate.

Peruncingan

Tahap peruncingan tusuk sate ini dilakukan dengan memakai mesin peruncing tusuk sate semi otomatis. Dimana saat tusuk sate dimasukkan, mata pisau yang tajam akan mengenai bagian ujung tusuk sate.

Penghalusan

Setelah melalui serangkaian proses ini, proses yang terakhir ialah penghalusan tusuk sate. Nah, untuk langkah ini biasanya memakai bak goyang dimana tusuk sate ini akan saling bergesekkan sehingga tusuk sate menjadi lebih halus. Setelah melalui langkah yang terakhir ini, tusuk sate siap untuk dipasarkan ke seluruh penjuru Nusantara.

Pastinya orang pertama yang membutuhkan tusuk sate ini ialah penjual sate, yang mana tusuk sate merupakan alat terpenting dari sate tersebut. Karena pada umumnya sate disajikan dengan cara ditusuk dengan berbagai jenis bahan baku dan resep yang digunakan. Disamping rasa yang lezat, hidangan dengan memanfaatkan tusuk pastinya memiliki ciri khas dan keasyikan tersendiri bagi para penikmatnya bukan?

Untuk Anda yang mengembangkan usaha dalam bidang kuliner terlebih kuliner sate, tidak ada ruginya jika tusuk sate itupun diproduksi sendiri dengan memanfaatkan mesin tusuk sate canggih ini. Tusuk sate yang Anda pakai tentunya lebih steril karena Anda sendiri yang memastikan proses pembuatannya.

Cara Membuat Pengering Padi

Cara Membuat Pengering Padi Sendiri

Cara Membuat Pengering Padi – Mesin Pengering Hasil Panen atau nama kerennya Box Dryer ini memiliki tugas untuk mengeringkan bahan atau hasil dari pertanian. Mesin ini memanfaatkan panas yang didapat dari tungku pembakar, yang bahan bakarnya bisa menggunakan sekam, kayu ataupun Gas LPG.

Cara Membuat Pengering Padi

Salah satu profesi yang paling banyak di Indonesia ini ialah bercocok tanam alias menekuni bidang pertanian. Sebut saja bertani padi yang menjadi makanan pokok mayoritas rakyat Indonesia. Di saat bertani padi, salah satu masalah dalam prosesnya ialah setelah pemanenan atau ketika memasuki proses pengeringan padi. Terlebih saat musim penghujan, pastinya banyak petani yang kebingungan terkait nasib gabah hasil panenannya yang tidak dapat kering.

Salah satu tips terbaik yang dapat Anda pakai untuk mengatasi keadaan tersebut adalah dengan membuat Mesin Pengering Bahan Hasil Pertanian dengan memanfaatkan bahan pembuat yang sederhana dan gampang didapatkan. Penasaran bagaimana cara membuat alat pengering gabah yang sederhana ini? Simak baik-baik ya!

Komponen Utama Untuk Membuat Pengering Padi

Kontruksi Alat Pengering Padi Bahan Bakar Sekam ini terdiri dari empat komponen utama yaitu box atau tempat menyimpan gabah, kompor atau semawar sebagai pembakar, tabung minyak tanah berkapasitas 60 liter, motor listrik atau diesel penggerak dan kipas.

Cara Membuat Pengering Padi

Yang pertama kontruksi ruang atau tempat menaruh gabah. Ruang atau tempat menyimpan ini memiliki ukuran kurang lebih 4×6 meter dengan ketinggian 50 cm. Rangka ruang ini terbuat dari kayu yang dibentuk kotak-kotak kecil dengan ukuran 40×40 cm.

Lapisan pertama dan lapisan kedua yaitu rak kawat sedangkan untuk lapisan ketiganya menggunakan goni. Setelah kerangka ini jadi, kemudian gabah ditaruh secara merata pada ruang atau tempat penyimpanan gabah ini.

Kipas dengan ukuran 40 cm berfungsi sebagai penghantar angin dengan digerakkan memakai diesel atau motor listrik dengan dukungan dua buah V-belt. Kemudian kipas disimpan di dalam sebuah kotak yang bagian ujungnya disalurkan ke bawah tempat atau ruang penyimpanan gabah.

Pada kotak ini, juga ditempatkan kompor sebagai burner. Kompor yang digunakan berbentuk spiral dengan ukuran panjang 40 cm yang akan menjadi sumber energy panas apabila telah dipanaskan.

Tabung minyak tanah berkapasitas 80 liter dan pipa kapiler yang dipakai dicocok-kan dengan keperluan pemakai. Pipa ini dihubungkan dengan dua buah kompor sebagai burner yang dipasang di depan kipas.

Cara Menggunakan Pengering Padi

Gabah disimpan pada ruang atau tempat yang telah Anda sediakan secara merata. Kemudian pompa tabung minyak tanah dengan tekanan 50-60 psig. Hidupkan kompor dengan memberikan sedikit minyak tanah dan tunggu beberapa saat sampai sedikit panas. Kemudian putar keran pada tabung sampai kompor menyala dan burnerpun ikut membara.

Setelah didapatkan burner yang telah membara, nyalakan mesin diesel atau motor listrik sebagai penggerak kipas hingga perputar dengan kecepatan antara 700-800 rpm. Tunggu hingga 6 jam kemudian balik gabah tersebut menggunakan skop atau alat lainnya. 4 jam kemudian gabah akan kering dengan kadar air yang kurang dari 14% atau sesuai dengan standar bulog yang ada.

Kelebihan Menggunakan Mesin Pengering Gabah

Ada beberapa keunggulan atau keuntungan yang bisa Anda rasakan dengan menggunakan mesin pengering gabah sederhana ini. Salah satunya bahan atau komponen pembuatan yang mudah didapatkan.

Selain itu, manfaat utamanya adalah nasib gabah atau padi Anda selamat dari musim penghujan yang memerlukan sinar matahari sebagai pengering namun sulit didapatkan karena curah hujan lebih tinggi dibandingkan terik matahari yang diperoleh.

Yang ketiga, selain komponen yang mudah didapatkan dan manfaat yang bisa Anda rasakan, proses pembuatan alat pengering hasil pertanian ini juga sangat mudah dan simple untuk dipraktikkan.

Bagaimana? Tertarik untuk menciptakan alat pengering gabah sederhana ini di rumah? Bukan hanya pengering gabah saja yang bisa Anda praktikkan, bagi Anda petani cengkeh, saat ini juga sudah ada alat pengering cengkeh yang siap membantu Anda untuk mengeringkan cengkeh dengan proses yang mudah dan cepat didapatkan hasilnya.

Mesin Box Dryer Pengering Padi

Cara Membuat Pengering Padi, Mesin Box Dryer

Namun jika anda tidak ingin ribet-ribet mencari bahan dan membuat mesin pengering gabah sendiri, kami memiliki solusinya. Mesin ini dikenal dengan nama Mesin Box Dryer atau mesin pengering gabah.

Mesin Box Dryer ini memakai sistem Indirect atau pemanasan dengan cara tidak langsung sehingga tidak dapat merusak kandungan yang ada pada hasil pertanian. Mesin ini bisa mengeringkan berbagai macam hasil pertanian, seperti padi, jagung, hingga kopi. Untuk waktu pengeringan tergantung dari jenis bahan yang dikeringkan dan banyaknya, jika bahan yang dikeringkan semakin banyak maka otomatis prosesnya pun akan lebih lama.

Untuk dimensi kotak pengering mempunyai ukuran 240 x 120 x 120 cm sehingga memungkinkan mesin untuk memuat 500 kg bahan dalam satu kali proses. Terbuat dari material Plat Mild Steel yang dapat menopang kapasitas 500 kg tersebut.

Dengan adanya mesin ini anda tidak usah lagi membuat dan merakit mesin pengering gabah sendiri.